Tawasin (8): Thasin Al Tauhid (Keesaan)
1. Dia – Allah, Sang Maha Hidup (Al-Hayy). 2. Allah adalah Sang Esa, Unik, Sendiri, dan „saksi‟ sebagai yang Satu. 3. Sekaligus, ...
Tawasin (8): Thasin Al Tauhid (Keesaan)
1. Dia – Allah, Sang Maha Hidup (Al-Hayy). 2. Allah adalah Sang Esa, Unik, Sendiri, dan „saksi‟ sebagai yang Satu. 3. Sekaligus, ...
Tawasin (7): Thasin Al Masyi-ah (Kehendak)
1. Inilah penggambaran tentang Taqdir Ilahi. Lingkaran ( o ) pertama adalah Kehendak [masyi‟ah] Allah, dan ( o ) kedua adalah Hikmah-Nya, ...
Tawasin (5): Thasin Al Nuqtah (Titik)
1. Ada yang lebih halus dari itu, yakni penyebutan tentang Titik „AzaliyAda yang lebih halus dari itu, yakni penyebutan tentang Titik ...
Tawasin (6): Thasin Al Azal wa al Iltibas (Kebahagiaan dan Derita Keabadian /Kekeliruan Pemahaman)
[: Untuk ia yang 'arif, dalam ke'arifannya-ke'arif saat berhubungan dengan wacana publiktentang apa yang logis dalam memperhatik...
Tawasin (4): Thasin Al Dairah (Lingkaran)
1. Pintu „ba‟ () pertama melambangkan seseorang yang menjangkau lingkaran Kebenaran.Pintu „ba‟ () kedua melambangkan orang yang menjangk...
Tawasin (3): Thasin Al Shafa (Kebeningan)
Hakikat itu adalah sesuatu yang sangat halus, dan sulit menguraikannya. Jalan untukmenempuhnya sempit, dan tentang jalannya itu, seorang pen...
Tawasin (2): Thasin Al Fahm (Pemahaman) Al Halaj
1.Pemahaman tentang alam-makhluk tidak terkait dengan hakikat, dan hakikat tidak juga terkait dengan alam-makhluk. Pemikiran [yang asal-teri...
Tawasin (1): Thasin Al Siraj (Pelita Nubuwah Nabi Muhammad S.A.W)
1.Sang Pelita (As-Siraj) tampak dan tercerah dari Cahaya Keghaiban,ia terpancar dan (tampak) kembali, dan melampaui pelita-pelita lain.Ia re...